There was an error in this gadget

Tuesday, 27 January 2015

www.youtube.com/watch?v=iYRb_4HAlFg

Harapan Tak Akan Pernah Mati

Walau Fasilitas TerBatas, Namun Kwalitas Harus Tetap Teratas
Walau Pakai Sandal Jepit, Otak Harus Selangit

https://www.youtube.com/watch?v=iYRb_4HAlFg

Friday, 26 September 2014

Bajulmati :Pelestarian Lingkungan Dengan Menebar Ikan di Alam Bebas

Potret Lingkungan di Jepang, Got-got di Jepang yang banyak ikan Koinya






Ikan koi ini dapat hidup dengan tenang dialiran sungai kecil yang menyerupai got dan banyak dijumpai di kota-kota besar maupun pedesaan di Jepang. Orang Jepang tidak menyukai memakan ikan koi, karena menganggap ikan ini memakan sampah. Ikan di sungai kecil atau got sebagai penanda kalau tidak ada pencemaran lingkungan, atau impact dari pembangkit nuklir yang bocor.

Asrinya sungai kecil dan parit-parit di Jepang yang dipenuhi ikan koi

Saya sdh membuktikan di Bajulmati Malang Selatan. ada gearkan Rp. 2000 untuk generasi, dg cara Rp. 2000 dibelikan 2 ekor ikan nila dan dilepaskan di sungai agar beranak pinak.
Program ini akan efektif bila dilakukan dengan penuh kesadaran dan terus menerus.
Melepas Ikan Nila di Coban Perawan Bajulmati Malang Selatan

 Minggu, 21 September 2014 kegiatan pelepasan bibit ikan nila di telaga Goa Coban Perawan. kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan konservasi alam gua dan sungai. Bibit ikan nila diperoleh dari pak Saidi, seorang pembudidaya ikan di daerah Gua Cina yang ikut aktif dalam kegiatan konservasi Harapan Bajumati.

Kegiatan ini turut melibatkan peserta PPL UM yang sedang berdomisili di dusun Bajulmati selama 2 bulan. bekerja sama dengan tim konservasi Harapan Bajulmati yang beranggotakan penduduk setempat.

Alasan diadakannya kegiatan ini adalah bentuk keprihatinan masyarakat terhadap keadaan alam yang semakin buruk. Padahal pada tahun 1990`an semua sungai yang ada selalu dialiri air yang jernih, dimana ikan-ikan banyak hidup bergerombol. Sungguh sangat disayangkan pemandangan seperti itu sudah mulai pudar, akibat pembuangan limbah rumah tangga di sungai, penangkapan ikan ssecara membabi buta, baik menggunakan setrum atau potas. tanpa diimbangi dengan kegiatan pemulihan alam.

Oleh karenanya, mulai sekarang kita bisa memulai untuk berhenti sejenak dari kegiatan rutinitas kita, dan turut memikirkan kondisi alam di sekitar kita. Supaya anak cucu kia juga bisa turut menikmati kekayaan alam negri ini.(amdie)

Thursday, 11 September 2014

Lembaga Sosial Pendidikan Harapan Bajulmati

Wednesday, 8 January 2014

Cave Tubing Goa Coban Perawan, Bajulmati Malang Selatan

Situasi di dalam Goa Coban Prawan


Inilah cara memasuki sebuah goa dengan panjang sekitar 200 m dengan menggunakan Baju Renang diatas air yang dilengkapi dengan pelampung dan head lamp/lampu senter yang sudah dipersiapkan guide. Sungguh saya sangat bersyukur dapat memperoleh kesempatan untuk memasuki obyek wisata tsb dan sekaligus mengagumi ciptaanNYA dengan nuansa yang sangat indah dan penuh pesona, di dalam goa terdapat pemandangan yang cukup unik, begitu memasuki mulut goa 10 meter dari mulut goa terdapat stalagmityang berbentuk miniatur (maaf) payudara mulai akil baligh sampai manula, batu cristal, juga pemandangan kelelawar yang simpang siur dibagian atasnya. Goa Coban Perawan memang belum banyak dikenal masyarakat luas, tapi paling tidak sudah pernah dikunjungi turis dari berbagai daerah, baik domestik maupun manca negara. Goa Coban Perawan sangat bagus dan indah untuk dikunjungi dengan para pemandunya yang sudah cukup handal dan ramah.

Goa Coban Perawan terletak di perbatasan antara Dusun Bajulmati Ds. Gajahreo dengan Dusun Umbulrejo Ds. Sidodadi Kec. Gedangan Kab. Malang. Jarak dari kota Malang sekitar 75 KM ke arah selatan. Untuk menuju lokasi, anda bisa menempuh perjalanan yang paling mudah akses jalannya melalui Malang-Turen-Sendangbiru terus ke arah Bajulmati dan mencari sebuah lembaga Harapan Bajulmati sebagai pengelola Goa Coban Perawan dengan LEPEN Adventurnya yang mengantarkan anda menuju lokasi dengan segala peralatan yang diperlukan untuk memasuki/menikmati kemolekan Goa Coban Pewawan.  

Ujung Goa Coban Perawan, sangat menarik
Goa Coban Perawan mempunyai banyak keunikan, bentuk stalagtit dan stalagmitnya yang berbeda-beda setiap ruang, sepanjang goa kita disuguhi banyaknya udang galah yang berlalu lalang, ikan wader, jenis batunya yang bermacam-macam, karakter batunya tidak licin walau setiap hari terkena air. Di ujung Goa Coban Perawan akan kita temukan Goa Klenteng yang vertikal 11 meter, di ujung goa coban perawan pula kita disuguhi sumur yang luas dengan kedalaman sekitar 5-6meter, airnya sangat jernih, di sumur tersebut kita bisa masuk untuk berendam sepuasnya dan melakukan relaksasi sambil mengapung di sumur tersebut.
Sumur yang terdapat di ujung Goa Coban Perawan,relasasi dengan cara mengapung

Goa Coban Perawan merupakan tempat wisata yang patut dicoba jika berkunjung ke Kota Malang , karena disana kita bisa menyusuri aliran air sungai didalam goa dengan menggunakan Baju Renang. Kita akan dipandu oleh instruktur dan kita diwajibkan memakai baju renang dan lampu senter dengan tarif Rp. 35.000/orang

Exotika Goa Coban Perawan Di Bajulmati Malang Selatan


Kemolekan Goa Coban Perawan, Bajulmati Malang Selatan

Apa yang terpikir dalam benak anda dengan nama Coban Perawan? Langsung terlintas perempuan yang molek, sebab Perawan adalah sebutan seorang gadis (Bahasa Jawa). Tidak berlebihan bila nama Goa ini dinamakan Goa Coban Perawan, karena 'kemolekannya'.

Goa Coban Perawan terletak di perbatasan antara Dusun Bajulmati Ds. Gajahreo dengan Dusun Umbulrejo Ds. Sidodadi Kec. Gedangan Kab. Malang. Jarak dari kota Malang sekitar 75 KM ke arah selatan. Untuk menuju lokasi, anda bisa menempuh perjalanan yang paling mudah akses jalannya melalui Malang-Turen-Sendangbiru terus ke arah Bajulmati dan mencari sebuah lembaga Harapan Bajulmati sebagai pengelola Goa Coban Perawan dengan LEPEN Adventurnya yang mengantarkan anda menuju lokasi dengan segala peralatan yang diperlukan untuk memasuki/menikmati kemolekan Goa Coban Pewawan. Panjang Goa Coban Perawan ini sekitar 200 meter.

Mengapa dinamakan Goa Coban Perawan
Goa ini ditemukan oleh masyarakat sekitar sudah puluhan tahun yang lalu, tidak jelas tahun berapa mulai ditemukan goa ini. Namun baru bulan Juni 2013 Goa ini ditelusuri oleh tim ekspedisi Harapan Bajulmati/Lepen Adventure bekerja sama dengan tim ekspedisi Pramuka UIN Maliki Malang. Sejak ituGoa ini mulai banyak dikunjungi masyarakat umum dari luar daerah bahkan turis dari manca negara (Swiss, Jepang). Awalnya hanya dinamakan Goa Coban, karena di sebelah mulut Goa terdapat air terjun disaat musim hujan. dalam perkembangannya setelah melihat ke'molekan' Goa tersebut dan ditemukan stalagtit yang berbentuk miniatur (maaf) payudara, mulai akil baligh sampai manula, yang berada di 10 meter setelah mulut Goa. Dan Stalagmitnaya berbentuk miniatur (maaf) kelamin laki-laki. Maka sejak pertengahan tahun 2013 Goa ini dinamakan Goa Coban Perawan.

Menikmati ke elokan Goa Coban Perawan dengan berendam
Untuk memasuki Goa Coban Perawan, harus berenang 25 meter menuju mulut Goa dan sepanjang Goa harus melalui air/aliran sungai. Makanya untuk menikmati Goa Coban Perawan diperlukan pelatan: baju pelampung, head lamp/lampu senter dan helm.Semua peralatan disiapkan oleh Lepen Adventure, dengan membayar Rp. 35.000 anda akan mendapatkan peralatan yang diperlukan dan jasa guide untuk mengantar anda masuk dan menikmati keindahan Goa Coban Perawan.
Memasuki mulut Goa Coban Perawan


:
Suasana di Goa Coban Perawan