There was an error in this gadget

Tuesday, 16 February 2016

25 Tahun Kami menunggu Gedung ini

Sejak tahun 1991 secara resmi awal mula pengelolaan pendidikan di Bajulmati Malang Selatan, dengan memanfaatkan tempat yang se adanya baik rumah penduduk maupun musholla untuk menyelenggarakan pendidikan non formal di Bajulmati, tapi semuanya berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti. Hanya terkadang harus berpindah-pindah karena tempat yang kita pakai untuk belajar harus dikembalikan kepada yang punya alias diminta kembali.Terpaksa kami harus mencari tempat baru lagi untuk menampung anak-anak Bajulmati yang sangat antusias untuk belajar.Kami selalu bermimpi mempunyai tempat sendiri yang sangat layak untuk belajar anak-anak, namun semua hanya mimpi, karena keterbatasan dana, tapi semuanya tak menyurutksn semangat kami untuk mengajak belajar anak-anak Bajulmati.
Ini adalah Mess/markas kami yang pertama sejak tahun 1991, sekarang sudah dibongkar
Sejak taahun 2007, kami tidak punya Mess/tempat tinggal khusus untuk anak2 yang ingin belajar, baru tahun 2011 kami dapat pinjaman rumah dari salah satu warga, yang merelakan rumahnya yang kosong untuk kami tinggali.
Ini rumah tinggal kami berikutnya, yang kami kami tempati selama 4 tahun  
Sejak tahun 2014 atau tepatnya tgl 06 Februari 2014 kami bertekat membangun gedung diatas tanah seluas 145 M2 wakaf dari Bapak Sunaryo warga Umbulrejo Sidodadi Gedangan. Dengan modal Rp. 3.000.000,_(tiga juta rupiah) kami mulai memasang pondasi untuk pembangunan Gedung serbaguna untuk pusat pendidikan dan pembardayaan di Bajulmati. Peletakan Batu pertama dilakukan oleh KH. Cecep Kariem dari Tebuireng Jombang.
Saat Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung TPQ-PAUD Tanggal 06 Februari 2014 Oleh KH. Cecep Kariem

Tahap Pondasi, yang sempat mandek 1,5 tahun karena kehabisan dana

Saat Proses Pengecoran lantai II

Selesai Pengecoran  Lantai II



Proses Finishing tanggal 07 Februari 2016
Semoga manfaat,
Semoga lantai II segera terealisasi agar bisa maksimal pemanfaatan gedung tersebut dan menambah semangat kami untuk mengajak belajar bagi anak-anak Bajulmati.

Semua tidak lepas dari Pesan Moral Almaghfurlah KH. Masduqie Machfudz

Pangestune

Monday, 15 February 2016

Pembangunan Gedung Baru Untuk TPQ dan PAUD Bajulmati

Alhamdulillah pembangunan gedung PAUD Bina Harapan dan TPQ Nurul Huda Bajulmati untuk lantai I sudah hampir rampung, tinggal penyempurnaan. Setelah ini PR besar menunggu, memaksimalkan fungsi gedung tersebut. Kemudian meneruskan pembangunan lantai II yang difungsikan sebagai AULA dan sebagai pusat kegiatan pendidikan dan pemberdayaan di lingkungan Lembaga Sosial Pendidikan Harapan Bajulmati

Mohon Doa Restunya, agar kami semua bisa tetap istiqomah dan sabar dalam mengemban amanat ini, meneruskan Jariyahnya Al Maghfurlah KH. Masduqi Machfudz.





Saturday, 7 November 2015

Harapan Tak Akan Pernah Mati




Walau Fasilitas TerBatas, Namun Kwalitas Harus Tetap Teratas
Walau Pakai Sandal Jepit, Otak Harus Selangit

Logo Lembaga Sosial Pendidikan Harapan Bajulmati


Tuesday, 27 January 2015

www.youtube.com/watch?v=iYRb_4HAlFg

Harapan Tak Akan Pernah Mati

Walau Fasilitas TerBatas, Namun Kwalitas Harus Tetap Teratas
Walau Pakai Sandal Jepit, Otak Harus Selangit

https://www.youtube.com/watch?v=iYRb_4HAlFg

Friday, 26 September 2014

Bajulmati :Pelestarian Lingkungan Dengan Menebar Ikan di Alam Bebas

Potret Lingkungan di Jepang, Got-got di Jepang yang banyak ikan Koinya






Ikan koi ini dapat hidup dengan tenang dialiran sungai kecil yang menyerupai got dan banyak dijumpai di kota-kota besar maupun pedesaan di Jepang. Orang Jepang tidak menyukai memakan ikan koi, karena menganggap ikan ini memakan sampah. Ikan di sungai kecil atau got sebagai penanda kalau tidak ada pencemaran lingkungan, atau impact dari pembangkit nuklir yang bocor.

Asrinya sungai kecil dan parit-parit di Jepang yang dipenuhi ikan koi

Saya sdh membuktikan di Bajulmati Malang Selatan. ada gearkan Rp. 2000 untuk generasi, dg cara Rp. 2000 dibelikan 2 ekor ikan nila dan dilepaskan di sungai agar beranak pinak.
Program ini akan efektif bila dilakukan dengan penuh kesadaran dan terus menerus.
Melepas Ikan Nila di Coban Perawan Bajulmati Malang Selatan

 Minggu, 21 September 2014 kegiatan pelepasan bibit ikan nila di telaga Goa Coban Perawan. kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan konservasi alam gua dan sungai. Bibit ikan nila diperoleh dari pak Saidi, seorang pembudidaya ikan di daerah Gua Cina yang ikut aktif dalam kegiatan konservasi Harapan Bajumati.

Kegiatan ini turut melibatkan peserta PPL UM yang sedang berdomisili di dusun Bajulmati selama 2 bulan. bekerja sama dengan tim konservasi Harapan Bajulmati yang beranggotakan penduduk setempat.

Alasan diadakannya kegiatan ini adalah bentuk keprihatinan masyarakat terhadap keadaan alam yang semakin buruk. Padahal pada tahun 1990`an semua sungai yang ada selalu dialiri air yang jernih, dimana ikan-ikan banyak hidup bergerombol. Sungguh sangat disayangkan pemandangan seperti itu sudah mulai pudar, akibat pembuangan limbah rumah tangga di sungai, penangkapan ikan ssecara membabi buta, baik menggunakan setrum atau potas. tanpa diimbangi dengan kegiatan pemulihan alam.

Oleh karenanya, mulai sekarang kita bisa memulai untuk berhenti sejenak dari kegiatan rutinitas kita, dan turut memikirkan kondisi alam di sekitar kita. Supaya anak cucu kia juga bisa turut menikmati kekayaan alam negri ini.(amdie)